Amankan Penghitungan Suara, TNI dan Polri Jaga Gedung KPU



543 Views

Personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengantisipasi ancaman kerawanan keamanan situasi di Gedung KPU usai Pemilu serentak 2019.

Polri menyatakan pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia berjalan aman dan kondusif, mulai dari pencoblosan hingga penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Situasi keamanan alhamdulillah secara nasional laporan dari Polda Aceh sampai Polda Papua secara umum sangat kondusif,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Dengan terciptanya suasana kondusif, Polri menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah menjaga proses demokrasi lima tahunan ini sehingga berjalan aman dan damai.

“Dari persiapan kemarin sampai hari ini pencoblosan alhamdulillah berjalan aman,” ungkapnya.

Dedi mengatakan, saat ini TNI-Polri akan melakukan pengamanan dalam rangka proses dan tahapan pemilu selanjutnya, yakni pengawalan kotak suara dan proses penghitungan resmi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu dilakukan, untuk mencegah gangguan seperti perampasan surat suara, ancaman orang tak bertanggung jawab, penganiayaan terhadap petugas TPS dan KPPS, pembakaran serta perusakan hingga bentrok.

“Selesai perhitungan TPS, Polri juga masih akan mengamankan dan mengawal seluruh surat suara dari TPS ke PPK dan PPK ke tingkat kabupaten, selanjutnya dikirim ke tingkat provinsi. 35 hari setelah tanggal 17 ini. Kami masih ada agenda juga mengamankan perhitungan secara nasional di KPU,” jelas Dedi.