Ajarkan Radikalisme Oknum Guru PNS di Bintan Sebarkan Khilafah

Ajarkan Radikalisme Oknum Guru PNS di Bintan Sebarkan Khilafah

514 Views

Oknum guru PNS di Kab. Bintan, Prov. Kepri mengajarkan radikalisme kepada murid dengan mendoktrin bahwa Pancasila hanya untuk diketahui tidak untuk dipedomani dan sudah tidak relevan di Indonesia.

Selain itu oknum tersebut mengajarkan siswa agar tidak menghormati bendera merah putih dan mennghormati bendera HTI.

Atas tindakannya itu, oknum guru berinisial Is (43), dimintai keterangan langsung oleh Kadis Pendidikan Bintan, Tamsir di Kantor Dinas Pendidikan Bintan yang berada di Kompleks Perkantoran Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jumat (18/10).

Kepala Dinas Pendidikan, Kab. Bintan, Tamsir mengatkan pihaknya akan datang ke sekolah dan memanggil sejumlah orang tua wali murid serta bekerja sama dengan kepolisian untuk memastikan kebenaran isu tersebut dan akan membebastugaskan guru tersebut jika terbukti mengajarkan radikalisme.

Kejadian itu bermula dari laporan warga yang merupakan orangtua satu siswa di salah satu sekolah negeri yang berada di Kecamatan Teluk Bintan.

Is, disebut menyampaikan bahwa Pancasila sudah tidak relevan di Indonesia melainkan yang cocok Khilafah.

Seorang pejabat di lingkungan Disdik Bintan membenarkan Is dipanggil ke dinas. “Saya tidak tau apa hasilnya, karena si guru tersebut langsung bertemu Pak Kadis,” katanya singkat.

Sikap oknum guru PNS tersebut tidak terpuji sebagai tenaga pendidik dan tidak patut dicontoh. Seharusnya ia mengajarkan bahwa PAncasila adalah ideologi negara yang sudah final serta harus menolak dan melawan penyebaran khilafah dan radikalisme di sekolah bukan sebaliknya.