Ada Skenario Busuk di Balik Hoaks Selangor



75 Views

Sejumlah kejanggalan terekam dalam penggerebekan surat suara yang tercoblos di Selangor, Malaysia. Setidaknya sudah ada dua rekaman video penggerebekan. Jika dianalisis dan diteliti, kejanggalan itu dengan mudah ditemukan.

Video viral pertama menampilkan penggerebekan yang sudah beredar. Seorang pria berkemeja putih dan bertubuh agak gemuk, dengan jenggot sedikit di dagunya, sedang memegang HP dan kabel merah yang dipegang bersama di tangan kanan. Dalam video itu, ada yang merekamnya berbicara dan menunjukkan bukti surat suara yang tercoblos dan berserakan di lantai. Pemandangan kantong hitam surat suara di dalam ruangan itu juga terlihat.

Laki-laki itu kemudian memungut kertas suara yang diduga tercoblos lalu menunjukkan ke perekam. Dia masih memegang HP berwarna hitam dan kabel merah terlihat jelas. Video ini kemudian viral dan membuat kubu oposisi makin yakin adanya kecurangan masif dan seperti sudah diprediksi.

Dalam video yang kedua, terlihat seorang pria memergoki beberapa ibu yang asyik mencoblos. Tak ada ketakutan atau kekagetan dari para perempuan-perempuan yang sedang mencoblos itu. Ada pria di sekitar situ juga terlihat santai dan tak merasa terganggu.

Mari lihat satu per satu kejanggalannya. Jika benar kejadian itu sebuah penggerebekan, yang seharusnya terjadi adalah kepanikan. Kondisi ruangan pasti rusuh. Tapi di dalam video, semua santai dan tenang. Bisa jadi, kehadiran orang-orang yang “menggerebek” ini sudah familiar dengan para ibu-ibu yang sedang mencoblos.

Kejanggalan kedua, tiba-tiba saja pria di video menunjuk-nunjuk jarinya ke arah ibu-ibu itu. Di tangannya ada kabel merah yang sama. Pria ini kemudian berbicara. Ia meminta ibu-ibu itu pergi. Bukannya menghardik atau memarahi, tapi malah dengan sopan menyuruh pergi dengan mengatakan, ”Ibu, jangan di sini. Polisi akan datang, sebentar lagi, keluar, keluar, polisi akan datang. ”

Saat dia berbicara, ”Polisi akan datang,” terlihat jari di tangan kirinya menunjuk-nunjuk. Terlihat kembali penampakan kabel merah itu.

Lalu ke mana HP-nya? HP yang dipakai dalam video kedua ini adalah HP-nya sendiri. Kesimpulannya, ada dua HP yang dipakai yang isinya ada si pria yang memegang kabel ini. Lalu pria yang membawa kabel itu dipastikan orangnya sama. Siapa dia?
Pria yang merekam dan menyuruh pergi ibu-ibu itu bernama Parlaungan Laung Laung. Tinggal di Kuala Selangor, Malaysia. Asalnya dari Riau. Yang menarik, pria ini adalah pendukung 02 alias pendukung fanatik Prabowo-Sandi.

Kejanggalan yang lain adalah Ketua Panwaslu di Kuala Lumpur, Yazza. Dalam penggerebekan, ia hanya mengikuti pendukung paslon 02. Tak ada saksi atau pihak dari 01 yang dilibatkan. Kuat dugaan, Yazza sangat mengenal pendukung 02 di Kuala Lumpur. Faktanya, ketika diwawancarai presenter TVOne, ibu-ibu di belakang Yazza adalah pendukung 02.

Adanya agenda setting di balik kasus pencoblosan surat suara di Malaysia ini terlalu mudah dibaca. Tentu saja, cepat atau lambat, skenario ini terbongkar.