Ada Isu 101 Ribu CPNS Diangkat, Kemen PAN Tunggu Persetujuan Kemenkeu



93 Views

Tahun poltik semua serba digoreng mengenai hal-hal terkecil apa saja yang dilakukan Presiden Jokowi, mulai dari pembangunan, isu hoax, isu ekonomi hingga isu pengangkatan PNS.

Beberapa pihak dari partai oposisi sudah melakukan penggiringan opini isu pengangkatan PNS menjadi hal terpanas, namun masyarakat diminta waspada terhadap isu-isu tersebut.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengaku terkejut dengan usulan 101 ribu kuota CPNS untuk tahun 2018.

Usulan tersebut dikabarkan berdasarkan hasil rapat kerja tiga kementerian yakni KemenPAN-RB, Kemenkeu, Kemenkumham dengan Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI pada 23 November 2017.

Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman saat dikonfirmasi Kamis (7/12), mengaku MenPAN-RB Asman Abnur dan staf tidak hadir dalam rapat kerja tersebut.

Berdasarkan informasi, dalam pertemuan itu, Kemenkeu diwakili oleh Dirjen Anggaran. Sedangkan Kemenkumham dihadiri langsung oleh Menteri Yasonna Laoly.

Dalam rapat itu, Kemenkeu dikabarkan sudah menerima usulan kuota CPNS 2018 sebanyak 101 ribu dari MenPAN-RB. Tapi, sayangnya, belum mendapat konfirmasi dari KemenPAN-RB terkait kebenaran informasi tersebut.
“Waduh saya belum tahu ini. Saya cek dulu ya,” ujar Herman.

Deputi SDM KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja juga enggan memberikan komentar soal kebenaran usulan tersebut.

“Ah belum kan, kalau usulan kan enggak apa-apa, tergantung Menkeu setuju atau tidak. Nanti saja kalau sudah ada persetujuan Menkeu baru diinformasikan,” kilahnya.

Mengenai ketidakhadiran MenPAN-RB, Herman mengungkapkan, masih membereskan data base honorer K2.

Pernyataan Riza terkait dengan ajakan Wakil Ketua Baleg DPR RI Toto Daryanto agar honorer K2 jika nanti sudah diangkat menjadi CPNS, memilih Jokowi. Politikus PAN itu mengungkapkan komitmen partainya memperjuangkan honorer K2.

“PAN itu selalu bersama PDIP memperjuangkan nasib honorer K2. Kalian harus yakin, tidak mungkin Pak Jokowi tidak akan mengangkat kalian menjadi CPNS. Kalau sudah jadi CPNS jangan lupa pilih Pak Jokowi ya,” ujar Toto yang disambut takbir ratusan honorer K2 dari 17 provinsi, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I), DPRD Kabupaten Langkat dan Kota Bontang di Senayan, Rabu (6/12).

RDPU terkait rencana Revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diharapkan mengakomodasi keinginan honorer K2, yang jumlahnya sekitar 400 ribuan, untuk bisa diangkat menjadi CPNS